Showing posts with label Menu Tradisional. Show all posts
Showing posts with label Menu Tradisional. Show all posts

Tuesday, August 14, 2012

Resep Tahu Gecot Khas Banyumas


Tahu gecot sebenarnya hampir sama dengan tahu gejrot. tapi rasanya akan beda jika disajikan dibanyumas.
Kira-kira bahanya seperti dibawah ini.

Bahan :

10 buah tahu goreng kulit
1/2 kg kubis
1/2 kg taoge
5 buah ketupat
kerupuk melarat

Bumbu :

4 bauh cabe
2 butir bawang putih
2 butir gula jawa / gula merah
garam secukupnya
bawang goreng untuk taburan

Cara membuat :
  • tahu dipotong dadu
  • kubis dipotong-potong kecil
  • ketupat di potong-potong sesuai selera
  • haluskan semua bumbu lalu siram dengan air
  • sajikan semua bahan dalam piring lalu siram dengan air bumbu.
  • taburkan kerupuk melarat dan bawang goreng
  • siap untuk disajikan

Resep Mie Ongklok Khas Wonosobo

Belum lengkap rasanya bila anda ke wonosobo tapi tidak mencoba mie yang satu ini. Rasanya yang yummie dan hangat... sedap sekali di nikmati di wilayah wonosobo yang dingin.
Dan bagi anda pecinta mie dan belum ada kesempatan berkunjung ke wonosobo, yuk.. silahkan kita coba masak sendiri saja..

Bahan:
    750 ml kaldu daging
    3 sendok makan tepung kanji
    3 sendok makan kecap manis
    300 gram mi basah
    100 gram kol, iris kasar
    10 pohon kucai, iris halus
    2 sendok makan minyak untuk menumis


Bumbu halus:
    2 siung bawang putih
    1/4 sendok teh merica
    1/2 sendok teh garam

Cara membuat Mi Ongklok WOnosobo:
    Tumis bumbu halus sampai harum.
    Masukkan kaldu lalu kentalkan dengan air sagu.
    Biarkan mendidih. Angkat.
    Masukkan mi dan kol dalam saringan.
    Lalu rebus sambil diongklok atau dikocok sampai matang.
    Masukkan mi dan kol ke dalam mangkuk, siram dengan kuah.
    Taburkan kucai.
    Sajikan panas.

Wednesday, July 25, 2012

Resep Kraca Khas Purwokerto

Tidak lengkap rasanya jika anda berbuka puasa di kota Purwokerto tanpa mencoba menu yang satu ini. Ya, namanya Kraca. Kraca adalah jenis keong tetapi lebih kecil-kecil. Kraca hidup di persawahan dengan air yang jernih. Sebelum memasaknya, kraca harus dibersihkan beberapa kali dengan air, agar lendir dan lumut-lumut yang menempel pada cangkangnya.

Kraca memiliki kandungan gizi yang baik, terutama protein. Sehingga baik untuk di konsumsi saat bulan puasa.  Nah, jika penasaran ingin memasaknya sendiri, berikut resep memasak kraca khas Purwokerto :

Bahan:


  • 1 kg kraca (keong)
  • 3 batang sereh/kamijara
  • 1 ruas jari jahe
  • 0,5 ons cabe rawit merah
  • 1 batang laos
  • sedikit kunyit
  • 2 liter air
  • 5 siung bawang putih
  • 10-15 siung bawang merah
  • gula dan garam secukupnya (yang ini harus pas karena air kaldu akan dinikmati)

  • Cara membuat:

    1. Cabe rawit, bawang, dan kunyit haluskan. Tumis semua bumbu daun (sereh, daun salam dan laos). Untuk  cabe, hanya perlu kasar saja, ini berfungsi juga sebagai garnis pada saat penyajian.
    2. Tumis bumbu tersebut hingga harum. Masukan air tunggu hingga mendidih.
    3. Masukan kraca yang telah dibersihkan dan direndam selama semalam.
    4. Masukkan gula dan garam.
    Selamat menikmati Ramadan dengan kraca